Menyibak Sejarah judi di Dunia, Dari Inggris Hingga Indonesia

Sejarah judi di dunia
Read Time:10 Minute, 46 Second

Ada yang mengetahui sejarah judi di dunia? Tentang, bagaimana semua itu bermula, hingga menyebar keseluruh penjuru mata angin. Dan menjadi sesuatu yang sulit untuk dihilangkan. Hmm..

Tertarik untuk tahu lebih jauh tentang sejarah judi? Jika jawabannya iya, maka teruslah membaca. Siapkan kopi, rokok, dan cari tempat duduk yang nyaman. Karena ceritanya akan panjang hohoho..

Eit.. sebelum lanjut, ada sebuah kesepatakan disini. Tulisan ini bukan berarti melarang atau menyuruh Anda bermain judi. Ini fokus untuk berbagi informasi faktual. Untuk menambah insight semata!..

Mari kita langsung saja beibeh..

Mukadimah awal

Di Indonesia, perjudian hingga saat ini masih menjadi sebuah hal tabu dan melanggar hukum. Judi adalah tindakan ilegal yang beresiko membuat orang yang terlibat didalamnya diganjar konsekuensi hukum yang berat.

Faham ya.. resiko judi di Indonesia.

Namun dibalik kontroversinya, permainan judi ternyata memiliki cerita dan sejarah panjang yang mungkin belum anda ketahui sebelumnya.

Sejarah judi di Dunia

Mengutip informasi dari database informasi, situs wikipedia. Perjudian ternyata telah dimulai sejak sejarah ditulis, tepatnya pada periode Paleolithic. Pada 3000 SM, dadu 6 sisi ternyata telah ditemukan. Namun dadu yang ditemukan tersebut masih dalam bentuk astragali (dadu dari tulang atau gigi binatang).

Anjay.. judi sudah dimulai sejak masa itu. Hohoho..

Di China, perjudian telah dimulai pada milenium pertama. Sebelum Masehi. Pada masa itu, rumah judi dan perjudian menggunakan hewan, telah mulai tersebar luas. Permainan lotto dan domino mulai muncul di China pada awal abad 10. Sedangkan permainan kartu konon mulai muncul di China pada abad 9 Masehi.

Halaman Wikipedia juga mengungkap fakta sejarah mengenai perjudian kartu poker yang terkenal di Amerika. Permainan poker konon berasal dari permainan kartu Persia bernama As-Nas yang ditemukan pada abad ke 17.

Perjudian di Britania Raya

Masih lanjut bicara mengenai sejarah perjudian dunia. Britania Raya, ternyata juga memiliki sejarah perjudian yang panjang. Berjudi telah menjadi hiburan yang telah dilakukan di Britania Raya sejak lama. Pacuan kuda adalah jenis judi favorit di Britania Raya yang telah dimainkan selama lebih dari 3 abad.

Sejarah mencatat balapan pacuan kuda pertama diselenggarakan pada tahun 1539 di Chester. Pada tahun 1711, area pacuan kuda Ascot Racecourse resmi dibuka dibawah perlindungan ratu Inggris, Anne. 

Pertandingan pacuan kuda ini pun semakin menanjak kepopulerannya. Mulai banyak pertandingan pacuan kuda yang diselenggarakan seperti The Five Classic Race yang pertama kali dimulai di tahun 1776 dan Epson Derby di tahun 1780.

Perjudian di Amerika Serikat

Sama halnya dengan Britania Raya, perjudian juga telah menjadi kegiatan populer di Amerika Serikat selama berabad-abad. Yang cukup menarik, perjudian sempat dilarang di seluruh Amerika Serikat. Hal tersebut terjadi pada awal abad 20. 

Perjudian pun menjadi hal yang ilegal dan memacu pertumbuhan mafia serta organisasi kriminal lainnya. Namun larangan perjudian di seluruh Amerika ini mulai longgar pada akhir abad 20. 

Perjudian di Amerika baru secara resmi dilegalkan atau dibatasi pada tahun 2008 silam. Industri judi telah menjadi sektor pendapatan besar Amerika Serikat hingga saat ini.

Tipe/Jenis Perjudian Di Dunia

Secara garis besar, perjudian dibagi atas 3 tipe berbeda. Yakni Casino Games , Non-Casino Games dan Fix Odds Betting 

Casino Games

Casino games ini adalah semua perjudian yang dilakukan di casino. Di casino sendiri, umumnya terdapat 3 jenis permainan yang ditawarkan yaitu:

  • Table Games
  • Electronic gaming, seperti Slot Machine, Pachinko, Video Poker dan Video Bingo
  • Jenis Judi Lainnya seperti Bingo dan Keno

Permainan Non Casino

Non Casino Games ini adalah kebalikan dari permainan casino, dimana perjudian ini dilakukan di luar casino. Beberapa contoh dari permainan Non Casino ini adalah sebagai berikut:

  • Permainan DeadPool
  • Lotere
  • Pull tab games
  • Mahjong
  • Scratchcards 
  • Carnival Games seperti The Razzle  atau Hanky Pank
  • Permainan kartu seperti Teen patti, Liar’s poker, Basset, Bridge Lansquenet, Piquet dan Put
  • Coin tossing seperti head and tail games dan Two-up
  • Judi dadu seperti Liar’s dice, Passe-dix, Backgammon, Hazard, Threes dan pig
  • Confidence trick seperti 3 Card monte atau Shell game.

Fix Odds Betting

Fix Odds Betting ini adalah jenis perjudian dan pertaruhan peluang. Biasanya perjudian ini memanfaatkan sejumlah momen besar. Seperti, pemilihan politik, even olahraga dan lainnya.

Adapun beberapa contoh dari jenis perjudian ini adalah :

  • Sport betting (judi olahraga), Perjudian dengan bertaruh pada atlet atau tim olahraga untuk memenangkan suatu kompetisi atau pertandingan.
  • Parimutuel betting, jenis pertaruhan pada pacuan kuda atau balap greyhound.
  • Virtual Sport, jenis perjudian yang mirip dengan sport betting. Bedanya olahraga yang dimainkan adalah virtual games alias tidak diselenggarakan secara nyata (dibuat oleh software)

Regulasi Perjudian Di Dunia

Bicara tentang regulasi perjudian, ini cukup beragam. Namun, sangat banyak yurisdiksi lokal maupun nasional yang melarang atau membatasi kegiatan perjudian.

Salah satu bentuk pengontrolan terhadap kegiatan perjudian ini adalah; hanya memberikan izin penyelenggaraan perjudian pada vendor yang memiliki lisensi.

Biasanya pelegalan perjudian ini hanya untuk kota-kota yang memiliki wisata judi di dalamnya. Singkatnya, ini adalah bentuk keterlibatan pemerintah dengan perjudian melalui regulasi dan perpajakan.

Beberapa negara seperti monako dan china, secara tegas menjadikan perjudian sebagai salah satu sektor pendapatan negara.

Regulasi perjudian juga membatasi akses bagi orang yang dapat terlibat dalam perjudian. Beberapa negara menetapkan batas umur bagi seseorang untuk dapat ikut dalam perjudian. 

Contohnya adalah negara Amerika yang menerapkan regulasi bahwa seseorang harus berumur lebih dari 21 tahun untuk dapat memasuki casino atau klub. 

Negara-Negara Yang Melegalkan Perjudian

Saat ini banyak negara yang menjadikan perjudian sebagai salah satu sektor pemasukan negara seperti Italia, Spanyol, Singapura, Hongkong dan Macau. Negara-negara tersebut secara resmi melegalkan perjudian di dalamnya. 

Bahkan Italia memiliki casino milik pemerintah pertama di Eropa bernama The Ridotto yang berlokasi di Venice.

Macau yang merupakan salah satu negara yang melegalkan perjudian juga memiliki banyak casino kelas dunia di kotanya. ― Top Ten Gambling Cities in the World

Kota Judi Terbesar di Dunia

Masih terkait dengan sejarah judi di dunia, Las Vegas adalah kota perjudian terbesar di dunia hingga saat ini. Kota di negara bagian nevada ini didirikan pada 1905, namun resmi menjadi kota pada tahun 1911. 

Kota ini terkenal sebagai pusat hiburan dan perjudian terbesar di dunia karena banyak resort casino mewah dan pusat hiburan dewasa di dalamnya.

Hingga saat ini, Las Vegas sendiri menjadi tempat pariwisata untuk para wisatawan golongan atas yang ingin berjudi ataupun menikmati hiburan dewasa. Sejumlah casino mewah menghiasi jalan Las Vegas Strip dan juga Fremont Street Experience

Pandangan Agama Tentang Perjudian

Kembali mengambil informasi dari wikipedia, setiap agama memiliki pandangan tersendiri mengenai perjudian. Adapun beberapa diantaranya:

Hindu

Berdasarkan pada puisi kuno Hindu seperti Gambler’s Lament (ratapan penjudi) dan the Mahabharata. Dapat dikatakan bahwa perjudian cukup terkenal di kalangan orang India kuno. Namun kitab sanskrit Arthashastra dari abad ke 4 Masehi menyarankan untuk menyarankan pengendalian perjudian.

Dalam salah satu kitab suci agama Hindu Smerti Sarasamuscaya, perjudian dilarang secara eksplisit dalam salah satu ayatnya yakni:

Maka orang yang dikuasai oleh nafsu murka nya, tak dapat tidak niscaya ia melakukan perbuatan jahat, sampai akhirnya dapat membunuh guru, dan sanggup ia membakar hati seorang yang Saleh, yaitu menyerang akan dia yang berkata-kata kasar (Smerti Sarasamuccaya sloka 105 dan 106)

Islam

Dalam ajaran islam, telah jelas disebutkan bahwa judi adalah suatu hal yang haram (dilarang dan dosa). Terdapat banyak ayat yang menegaskan hal tersebut. Salah satunya adalah ayat 219 dari surah Al-Baqarah.

Mereka bertanya kepadamu tentang khamar dan judi. Katakanlah: “Pada keduanya terdapat dosa yang besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya”. Dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafkahkan. Katakanlah: “Yang lebih dari keperluan”. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berfikir (Al-Baqarah Ayat 219)

Kristen

Kristen juga memiliki pandangan yang menolak keras perjudian. Terdapat cukup banyak ayat dalam Bible yang menjelaskan eksplisit bahwa perjudian adalah dosa dan dilarang. Salah satunya adalah dari 1 Timotius 6:10.

“Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka.” (Timotius 6:10.)

Yahudi

kami tidak dapat menemukan banyak ulasan mengenai pandangan agama yahudi terhadap perjudian. Namun berdasarkan ulasan dari wikipedia, disebutkan bahwa orang Yahudi kuno tidak menyukai perjudian bahkan menghukum para penjudi.

Baca juga tulisan kami lainnya; Raja Judi Terkuat Dalam Anime dan Manga

Konsekuensi Negatif Dari Perjudian

Meskipun banyak orang yang mengikuti perjudian hanya untuk hiburan. Namun faktanya perjudian dapat menjadi sebuah kebiasaan buruk yang mempengaruhi kehidupan penjudi itu sendiri. Penjudi dapat mengalami kondisi behavioral addiction yakni kecanduan yang berkaitan suatu kebiasaan.

Behavioral addiction ini membuat penjudi akan sulit untuk berhenti bermain judi. Kondisi ini juga memicu munculnya banyak konsekuensi negatif lainnya seperti kondisi keuangan yang memburuk hingga penyalahgunaan narkoba dan alkohol.

Selain dapat menyebabkan kondisi behavioral addiction, berjudi juga dapat menyebabkan masalah psikis lainnya, salah satunya adalah kehilangan kemampuan dalam menilai. 

Menurut penelitian dari Universitas Kyoto, Jepang, kebiasaan berjudi dapat menyebabkan penjudi sering mengambil keputusan beresiko, meskipun mengetahui konsekuensinya.

Hal ini disebabkan karena adanya perubahan pada bagian otak penjudi. Dimana bagian otak tersebut telah beradaptasi dengan kondisi atau situasi yang melibatkan resiko tinggi. 

Selain itu, penelitian ini juga menemukan bahwa orang yang memiliki kebiasaan berjudi memiliki potensi tinggi mengalami gangguan kecemasan dan depresi.

Masih tentang konsekuensi negatif dari perjudian. Sebagian besar efek buruk kebiasaan berjudi berkaitan dengan perubahan otak. Banyak halaman kesehatan yang menyebutkan bahwa kebiasaan berjudi dapat memicu produksi berlebih dari hormon dopamine di otak.

Produksi hormon dopamine yang berlebih ini dapat menggangu hubungan saraf-saraf di otak dan menyebabkan kerusakan otak. Gejala kerusakan otak biasanya ditandai dengan kondisi tremor ataupun kaku otot. ― The Causes of Gambling Addiction, Symptoms, and the Way to Handle It

Mengapa Perjudian Tidak Dapat Dilegalkan di Indonesia?

Dari bahasan sebelumnya, memang diketahui bahwa perjudian dapat menjadi salah satu sektor pemasukan negara yang menjanjikan. Hal tersebut telah dilakukan dan dibuktikan oleh beberapa negara besar yang memberlakukan pelegalan judi. 

Namun kemungkinan untuk Indonesia mengambil langkah serupa “pelegalan judi” dapat dikatakan sangat kecil. Mengapa demikian?

Jika mengambil dasar dari berbagai ulasan di Internet, salah satu alasannya terkait dengan nilai norma, moral dan agama di Indonesia. Seperti yang anda ketahui bahwa Indonesia adalah salah satu negara dengan mayoritas penduduknya beragama islam.

Perjudian dalam agama islam adalah sesuatu yang dilarang. Hal tersebut tentu akan menjadi kontroversi jika negara dengan mayoritas penduduk muslim melegalkan perjudian di dalamnya. 

Dampak Buruk Jika Perjudian Dilegalkan di Indonesia

Jika berandai-andai bahwa perjudian benar-benar dilegalkan di Indonesia, kira-kira apa yang akan terjadi?. Jika pelegalan perjudian di Indonesia menjadi nyata, terdapat beberapa hal yang baik dan juga buruk yang dapat terjadi.

Mulai dari hal baik terlebih dahulu. Seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa perjudian dapat menjadi salah satu sektor pemasukan negara yang potensial. Pemerintah dapat mendapatkan penghasilan lebih setiap tahunnya dari perusahaan judi melalui pajak dan biaya lainnya.

Tidak hanya itu, perjudian juga dapat menjadi salah satu sektor wisata yang menarik turis, terutama turis asing. Contohnya dapat dilihat dari kota Las Vegas yang sukses menarik banyak turis kelas menengah ke atas dengan perjudian sebagai atraksi utamanya.

Namun juga terdapat kemungkinan buruk yang dapat terjadi jika perjudian benar-benar dilegalkan di Indonesia. Salah satu kemungkinan buruk yang akan terjadi adalah peningkatan angka kecanduan judi di Indonesia. 

Aktivitas berjudi sebenarnya bersifat sangat adiktif seperti narkotika. Orang yang sering bermain judi dapat mengalami kecanduan judi dan sulit berhenti. Kecanduan ini juga dapat berujung pada banyak hal buruk lainnya seperti meningkatnya kasus bunuh diri.

Terdapat data dari Inggris yang menyebutkan bahwa setiap tahunnya terdapat sekitar 650 penjudi muda melakukan upaya bunuh diri setiap tahunnya.

Tidak hanya itu, pelegalan perjudian juga berpotensi meningkatkan angka kejahatan di Indonesia. Menurut sebuah studi ekonomi, terdapat hubungan positif antara perjudian dan kriminalitas. Beberapa studi juga mengungkap bahwa negara yang memiliki angka perjudian tinggi juga memiliki angka kejahatan yang tinggi pula.

Pelegalan judi ternyata juga memberikan dampak pada sektor ekonomi. Dengan adanya pelegalan tempat perjudian, maka beberapa usaha atau bisnis juga berkemungkinan untuk mengalami kerugian. Hal tersebut dikarenakan, tempat perjudian seperti casino juga merambah cabang bisnis lain seperti restoran, penginapan dan lainnya. Hal ini akan menimbulkan sebuah persaingan bisnis yang tidak sehat.

Perjudian Ternyata Pernah Dilegalkan di Indonesia

Mungkin tidak banyak dari anda yang mengetahui bahwa sebenarnya perjudian sempat legal di Indonesia. Hal tersebut terjadi pada tahun 1960. Bersumber dari halaman historia.id, Yayasan Rehabilitasi Sosial yang didirikan oleh pemerintah sempat mengadakan perjudian legal berupa undian berhadiah.

Pengundian hadiah yang diselenggarakan oleh Yayasan Rehabilitasi Sosial ini dilakukan setiap satu bulan sekali. Nilai undian ini pun terbilang cukup fantastis pada saat itu yakni mencapai 500 ribu rupiah. Sedangkan nilai terendah dari undian ini berkisar 10 hingga 20 ribu.

Tidak hanya perjudian berupa undian, Yayasan Rehabilitasi Sosial ini juga menyelenggarakan perjudian lotre yang dikenal dengan nama lotre buntut pada saat itu. 

Sistem permainan lotre buntut ini pun terbilang cukup mudah. Dimana pemain hanya perlu menebak 2 angka terakhir yang akan dikeluarkan oleh Yayasan Rehabilitasi Sosial.

Perjudian lotre buntut ini sangat terkenal pada saat itu, bahkan hingga ke pelosok-pelosok negeri. Sasaran dari judi lotre buntut ini adalah masyarakat menengah bawah seperti petani, buruh dan pedagang-pedagang kecil.

Menurut ulasan dari halaman historia, pelegalan perjudian di tahun 1960-an ini disebut untuk menutupi kebutuhan dana kepentingan sosial dan juga pengembangan olahraga.

Itulah sekilas ulasan dari kami tentang sejarah judi di dunia. Semoga ulasan ini dapat bermanfaat dan menghibur.